<< Salamat Datang Di Blog SayaSalamat Datang Di Blog Saya >>

Minggu, 26 November 2017

RENDAH HATI

“ Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya.” 1 Petrus 5:6
Banyak orang berpikir bahwa merendahkan diri mereka di hadapan orang lain merupakan salah satu tanda kerendahatian seseorang. Benarkah demikian? Mari kita belajar dari Rasul Paulus yang merupakan contoh terbaik bagi setiap umat Tuhan mengenai bagaimana caranya untuk mendekatkan diri kepada Tuhan dengan cara yang benar.
*courtesy of PelitaHidup.com
Dengan semua masa lalu dan latar belakangnya yang gelap,Paulus tidak pernah mengerdilkan arti dirinya di hadapan Tuhan dan mengatakan kepada Tuhan bahwa ia adalah orang yang sangat berdosa dan hina. Sebaliknya, Paulus terus menerus mengatakan dengan sikap rendah hati tentang kasih karunia yang sudah Tuhan limpahkan dalam hidupnya.
“Aku bersyukur kepada Dia, yang menguatkan aku, yaitu Kristus Yesus, Tuhan kita, karena Ia menganggap aku setia dan mempercayakan pelayanan ini kepadaku, aku yang tadinya seorang penghujat dan seorang penganiaya dan seorang ganas, tetapi aku telah dikasihani-Nya, karena semuanya itu telah kulakukan tanpa pengetahuan yaitu di luar iman.” (1 Timotius 1:12-13)
Berikut apa yang dapat kita lakukan untuk membangun sikap hidup yang rendah hati seperti Paulus:
  1. Mematikan Keakuan
Hal pertama yang harus kita lakukan agar dapat memiliki sikap rendah hati adalah mematikan keakuan kita. Kita harus menolak untuk menempatkan diri kita dan kepentingan kita sebagai prioritas utama, sebaliknya kita harus selalu mendahulukan kehendak Tuhan dalam setiap apapun yang terjadi dalam hidup kita.
  1. Mengejar Kerendahatian
Penting bagi masing-masing kita untuk “mati terhadap keinginan diri sendiri”. Kita harus menolak untuk mengandalkan diri sendiri dan mencari apa yang menjadi kehendak Tuhan dalam setiap keadaan dan masalah yang kita hadapi. Allah ingin agar kita mengutamakan orang lain karena Ia menciptakan kita sebagai saluran kebenaranNya, yaitu kebenaran yang sangat dibutuhkan oleh orang-orang di sekitar kita saat ini. Ketika Allah memberkati orang lain, maka kita para pengikut Kristus ikut bersukacita atas apa yang mereka terima.

NATAL

Semoga Terang Natal akan tinggal di Hati kita dan menjadi terang bagi keluarga. Serta sesama. Selamat Natal.”
“Selamat hari natal. Semoga rahmat dan damai Natal dilimpahkan di tengah keluarga kita.”
“Selamat Natal, moga damai dan kasih Yesus memenuhi kita semua beserta seluruh umat manusia. Gloria in exelsis Deo.”
“His destiny was the CROSS. His Purpose was LOVE. His reason was YOU. May you have a meaningful Christmas.”
“Syahdunya malam penuh gemintang, diiringi nyanyian puji-pujian, wahai sahabatku, ku ucapkan selamat natal untuk kalian semua.”
“Bahagia di hati, saat dengar lonceng berdentang tanda hari Natal telah tiba. Gloria in exelcis Deo! Damai di bumi, damai di hati. Merry Merry Christmas.”
“Desiran hujan turun menyapa, kedamaian telah datang, puji kepada Sang kristus atas limpahan kasihnya untuk kita semua, selamat natal dan tahun baru.”
“Menyongsong masa depan dengan semangat, meraih kedamaian di hari kudus ini, selamat natal dan tahun baru for you all.”
“Hari ini kesempatan sangat bagus untuk berdoa, untuk peduli, untuk cinta, untuk senyum dan mengatakan selamat natal.”
“Kasih Tuhan Yesus tidak lekang oleh panas, tidak lapuk oleh hujan. Karena itu mari kita balas dengan mempersembahkan hidup kepadaNya. Selamat Natal. Semoga damai & kasih natal beserta kita semua.”
“Natal adalah bukti kasih Allah kepada kita. Sudahkah kita menerima kasih dan keselamatan yang disediakan Yesus?”
“Mari kita menjadi pembawa cinta kasih, damai dan terang bagi dunia. Selamat Hari Natal, semoga kehidupan kita dan keluarga selalu dipenuhi dengan cinta dan damai-Nya.”
“Desiran hujan turun menyapa, kedamaian telah datang, puji kepada Sang kristus atas limpahan kasihnya untuk kita semua, selamat natal.”
“Iman membuat semua hal yang mungkin. Harapan membuat semua hal bekerja. Cinta membuat segala sesuatu menjadi indah. Semoga kita memiliki ketiganya untuk natal tahun ini.”
“Mari kita menjadi pembawa cinta kasih, damai dan terang bagi dunia. Selamat Natal, semoga kehidupan kita dan keluarga selalu dipenuhi dengan cinta dan damai.”
“Selamat natal. Damai Kristus melingkupi kita, rasakan malam natal yang indah bersama orang-orang yang disayangi-Nya.”

RENDAH HATI

“   Karena itu  rendahkanlah   dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya.” 1 Petrus 5:6 Banyak ora...